Category: Ecology
-

Penguatan Ekosistem Kebudayaan Lanskap Budaya Provinsi Bali sebagai Manifestasi Filosofi Tri Hita Karana
Kementerian Kebudayaan melaksanakan Temu Budaya Subak, yang masih menjadi rangakaian Subak Spirit Festival yang dilaksanakan mulai tanggal 9 November 2024. Inskripsi Warisan Dunia UNESCO untuk Cultural Landscape of Bali Province: the Subak System as a Manifestation of the Tri Hita Karana Philosophy (2012) merupakan pengakuan internasional untuk Sistem Subak sebagai warisan adiluhung Leluhur Bali dalam…
-

Napak Toya, Ruang Hening untuk Membaca Krisis Air Bali
Napak Toya adalah pengalaman performatif yang menyatukan seni, aktivisme, dan alam dengan menyoroti isu lingkungan. Pertunjukan ini memadukan berbagai disiplin, menciptakan kesadaran akan krisis dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga keberlanjutan secara reflektif dan estetis.
-

Air dan Kearifan Sistem Subak
Subak adalah sistem pengaturan air warisan budaya Bali yang masih relevan. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, kearifannya dapat diterapkan untuk memastikan pengelolaan air yang adil dan merata.
-

Napak Toya: Menapak Jejak Air
Napak Toya, sebuah inisiatif budaya di Bali, mengajak masyarakat untuk mengeksplorasi hubungan manusia dengan air sebagai sumber kehidupan melalui Napak Toya. Program ini mempertanyakan kesadaran kolektif terhadap krisis air dan mempertemukan perspektif sosial, ekologis, dan spiritual, mendorong refleksi dan regenerasi dengan pendekatan seni kontemporer dan tradisional.
-

Peradaban Air Bali di Titik Kritis: Antara Kesakralan, Pertanian, dan Tekanan Pariwisata
Oleh Putu Suasta, Alumni UGM dan Universitas Cornell. Image by Dian D Reich Baca artikel atnews, “Peradaban Air dan Industri Pariwisata di Bali” selengkapnya https://atnews.id/portal/news/21544 Download Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews&hl=en Feature image link Air sebagai Fondasi Budaya dan Kehidupan Bagi masyarakat Bali, air bukan sekadar kebutuhan biologis. Dalam tradisi Hindu Bali, air—atau tirta—dipandang sebagai manifestasi Dewa Wisnu…
-

KONSEP PEMULIAAN AIR DI SUBAK
Konsep pemuliaan air di Subak mengedepankan integrasi antara ritual pertanian dan simbolisme keagamaan, memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan dan alam. Ritual seperti Mapag Toya menjaga pelestarian air sebagai sumber kehidupan. Subak berfungsi sebagai alat komunikasi dan solidaritas sosial, menjaga harmoni antara manusia dan lingkungan, berdasarkan filosofi Tri Hita Karana.
-

Kegaduhan Pariwisata Sinyal Kehancuran Subak di Bali
Made Sarjana, Ketua Lab. Subak dan Agrowisata, Fakultas Pertanian Universitas Udayana, aktif dalam melestarikan subak, yang berfungsi sebagai penyangga budaya Bali. Namun, pertumbuhan pariwisata mengancam keberlanjutan subak. Pada April 2023, kematian Prof Wayan Windia memicu perdebatan tentang kedua isu ini yang menunjukkan ancaman terhadap subak.